Langsung ke konten utama

Sebelum 2020 Usai

Ketika itu, di meja itu segala yang ada sunyi ketika

Kata-kata berhamburan di hadapan mata kita

Beberapa orang memilih diam dan enggan menghiraukan

Saat kata-kata selesai; kita sepi yang ragu merelakan

.

Kutanya kenapa! Seorang ahli psikiater berkata: Mata Ambisi

Semakin sunyi, antara dosis obat yang membisu dan membius

Perlahan mencumbu, rindu yang pagi tersaji dalam secangkir kopi

Malam adalah pagi yang siang menjelang senja di batas cakrawala

.

Segala yang tertinggal meninggalkan pelukan menghilangkan pagi

Cuaca badai yang mencumbu menerka pelangi saat sunyi sepi bagi diri sendiri

Fatwa kemarin; “Sendiri adalah cara terbaik membunuh sepi” tak relevan

Sebab, sendiri perlahan mencumbu bayang dan hidup dalam dunia lain

.

Aku majnun! Kisah panjang menelusuri layla

Aku rahwana! Kisah buas demi sinta

Aku Pablo Neureda! Kisah kematian surat cinta soneta

Atau aku yang gelap, dalam melodi dada dan kepala! Sungguh kau masi teramat cahaya.

.

Jakarta, 2020


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KARAKTERISTIK MANUSIA DALAM TEORI PSIKOLOGI

Oleh: Alfin Hasanul Kamil, S.Sos Sepanjang sejarah manusia, kajian manusia menjadi daya tarik bagi keilmuan psikologi yang membahas tentang jiwa, raga dan tingkah laku manusia, menurut teori ilmu psikologi manusia memiliki karakteristik yang masuk ke dalam 4 teori secara umum, yaitu teori psikoanalisa, teori behaviorisme, teori psikologi kognitif, dan teori psikologi humanistik.  Teori Psikoanalisa Teori psikoanalisa pertama kali dikemukakan oleh Sigmund Freud, menurut teori ini, perilaku manusia merupakan hasil intraksi dari tiga subsistem dalam keperibadian manusia, yaitu Id, Ego, dan Superego. Manusia dalam teori psikoanalisa disebut sebagai Homo Volen, artinya manusia yang memiliki keinginan, yaitu manusia yang perilakunya digerakan oleh keinginan-keinginan yang terpendam.  Teori Behaviorisme Jika psikoanalisa memfokuskan perhatiannya pada totalitas keperibadian, yakni apa yang ada di balik tingkah laku manusia yang di dasari oleh keinginannya. Maka teori Behaviorisme memfoku...

KH Noer Alie dan Sifat Tawadhu

Oleh: Alfin Hasanul Kamil KH Noer Ali adalah sosok pahlawan nasional asal Bekasi yang sekaligus juga seorang ulama karismatik. Ketokohannya sudah tidak diragukan lagi. Baik para ulama maupun umara mengakuinya. Kedudukannya di masyarakat dipandang mulia. Ia menjadikan kampungnya menjadi kampung santri. Ia mendirikan lembaga pendidikan yang dikenal luas di Bekasi dan sekitarnya. Sebelumnya ia juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan politisi Muslim yang karismatis. Tak sekadar itu, dalam kehidupan sehari-hari beliau orang yang memiliki sifat Tawadhu. Pengertian Tawadu’ (at-tawadhu’) berarti rendah hati, antonimnya adalah “takabur” (at-takabbur) . Dalam sebuah kitab Ihya Ulummuddin karya Imam al-Ghazali, suatu keadaan Tawadhu digambarkan pada sebuah kisah tentang seorang Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang sedang menjabat sebagai gubernur Madinah Munawarah pernah terlihat sedang memikul seikat kayu bakar seraya berkata, “Berilah jalan untuk gubernur!”. Selain itu, Umar ...

Mimpi Menjadi

Mimpi Menjadi  Menerka-nereka Merajut luka—Melawan lara Pelipur rasa—doa Semoga; Tuhan Adil dan Sederhana Meski Semesta lucu tak terduga Setiba kau hadir dalam mimpi Sesaat itu pula—malam teramat sunyi Bekasi, Juni 2019.